Cukupkanlah ikatanmu, relakanlah yang tak seharusnya untukmu.Sebelum kau menjaga, merawat, melindungi segala yang berarti.Yang sebaiknya kau jaga adalah dirimu sendiri.

i. Bungsu, Kunto Aji.

PELAKON MENULIS.

1. ANTIPATI
Akun @suhaleman diciptakan semata-mata untuk keperluan bermain peran (role play) dan merupakan karakter orisinil buatan penulis. Tidak ada sangkut-pautnya terhadap potret klaim wajah yang digunakan.
2. PENULISAN
Memakai sudut pandang orang ketiga dengan menyesuaikan ukuran balasan dari plot yang sedang dilakukan. Namun, sewaktu-waktu penulis dapat memberi balasan panjang kalau-kalau dirinya tengah kesurupan.
3. TEGURAN
Plagiarisme dan godmod sangat tidak diperbolehkan. Penulis akan menindak lanjuti melalui pesan langsung jika menemukan perbuatan salah satu atau keduanya. Jika masih bandel, akan diblokir. Segala urusan yang bukan merupakan aksi bermain peran (bersifat negatif) tidak akan digubris.
4. KONTEN
Tidak masalah dengan konten dewasa secara eksplisit maupun implisit. Akun Hafsa pun akan kemungkinan mengandung beberapa konten dewasa pada saat-saat tertentu.
5. BAHASA
Bahasa Indonesia adalah yang utama, namun penulis tidak menolak untuk menggunakan Bahasa Inggris. Dengan catatan: struktur penyusunan kalimat yang mungkin saja keliru. (grammatical errors)
6. BALASAN
Karena penulis merupakan 3M, mleyot maksa maso, balasan dapat sewaktu-waktu dikirim dalam kurun waktu yang tidak ditentukan dan/atau lama durasinya.
7. PESAN PRIBADI
Sangat terbuka untuk segala aksi; bisa jadi a.diskusi, b.ngebadut, c.kritik & saran, semuanya penulis terima serta baca.
8. RELASI ROMANSA
Dapat melalui diskusi pun menjalani proses keserasian bersama dalam kurun waktu yang tidak dapat ditentukan.
9. TANDA BACA

a.wei. Halo.=Pelakon berbicara.
b./ Halo.=Luar karakter.
c“Halo.”=Dalam karakter/dialog.
dHalo.=Narasi.
e.Halo. +=Tanda hubung plot.

TENTANGNYA.

Nama lengkapHafsa Athasya Mayer
Nama panggilanHafsa, Tasya (panggilan khusus di keluarga), Miss Hafsa (panggilan di sekolah)
TTLSurabaya, 19 Juni 1997
Umur25 tahun
Tempat tinggalSurabaya
PekerjaanGuru swasta dan privat les (mata pelajaran Bahasa Inggris)
Jenis kelaminPerempuan
Orientasi seksualDemiseksual
Golongan darahO
Tipe personalitasENFP
RasiGemini
Tinggi badan162 cm
Berat badan49 kg
Warna rambutPirang
Warna mataBiru
Klaim WajahEllena dari Shadow Queen

Watak Hafsa sejujurnya cukup sulit dideskripsikan. Bagai memiliki banyak topeng ekspresi, yang akan dipakai salah satunya menyesuaikan kondisi dan interlokusi. Namun, personalitas dominannya adalah ceria.Kelemahan terbesar Hafsa adalah memiliki watak khas orang Jawa, yaitu sungkanan━sukar menolak━baik pada orang asing maupun orang yang sudah kenal lama. Karena watak itulah, seringkali Hafsa dimanfaatkan.Semasa kecilnya Hafsa, mendalami peran sang bungsu, ia adalah anak yang naif, pemalu, dan sangat manja. Sifat itu kadangkala tak sengaja terbawa hingga dewasa jika berhadapan dengan lawan bicara yang membuatnya nyaman.Dikenal mudah memberi rayuan manis tetapi merupakan pribadi yang tidak mudah menaruh komitmen pada seseorang secara romansa (sebab trauma akan kelakuan Ayahnya? Entahlah). Sehingga untuk memiliki seseorang bernama mantan pun, lebih banyak terhitung mantan gebetan daripada pacar.

KISAHNYA.

Menjadi anak bungsu di keluarga kecil yang dipenuhi oleh kekayaan serta visual terpandang, Hafsa tumbuh menjadi pribadi aleman. Naif, ia berpikir roda dunianya akan berhenti berputar, dan kehidupannya akan selalu di posisi atas. Ironis, manakala Hafsa terbangun dari mimpi indahnya dan menghadapi kenyataan pahit. Suara tangisan dan teriakan menyapa pagi cerahnya saat itu. Sang Ayah yang menjadi sosok pahlawan serta figur terdekatnya berkhianat, mengkhianati cinta sang Ibu, berselingkuh dengan wanita selain Ibu.Kejadian ’tak mengenakkan itu terjadi saat Hafsa masih duduk di bangku SMP kelas 2, masa-masa di mana kelabilan remaja masih memenuhi mentalitasnya. Selama ini, ia hanya sebatas mengerti persoalan keluarga dari teman-temannya. Siapa sangka permasalahan itu jatuh juga pada hidup nyamannya?’Jangan dipikirkan, ya. Fokus sekolah saja.' Ibu dan Kakaknya meminta, Hafsa mengangguk menuruti. Namun pada perjalanan menuju sekolah, air mata kian deras membasahi pipi. Ke mana keberuntungan hidupnya pergi? Dan saat itu juga Hafsa mengerti, roda ’tlah berputar menggesek bumi. Membawanya jatuh karena sibuk menikmati semilir angin dan lupa memasang sabuk pengaman maupun pelindung kepala. Ia terjatuh, begitu kagetnya, begitu lukanya.Satu minggu berlalu tanpa ia pahami perkembangan keluarganya, Hafsa berakhir menginap di Rumah Sakit, terdiagnosis memiliki riwayat penyakit diabetes di umur yang terbilang muda. Pola makan yang tidak teratur, memiliki kebiasaan hidup yang buruk, dan sebagai pemicu utama adalah stres yang berlebih. Mengetahui fakta itu, Ayah dan Ibu Hafsa memutuskan untuk menyudahi persoalan mereka. Membatalkan perceraian, memilih untuk bertahan.’Demi Hafsa.’ Mereka yakin dengan mengabaikan eksistensi kesalahan lalu dan mencoba membangun lagi kepercayaan di masa depan, dapat membantu Hafsa kembali menikmati hidupnya. Tebaran tawa dan senyum Hafsa agihkan, namun untuk kekecewaan—tetap lekat dalam dirinya. ’Tak ada lagi gestur Hafsa bergelayut manja pada sang Ayah, pada sang Ibu terus-menerus ia menaruh rasa iba. Kini, Hafsa hanya dapat bersikap sama dengan sang Kakak, menganggap satu-satunya figur yang ’tak berubah, dan membagi rasa akan buncah. ’Sebenarnya Keluarga Mayer ini, apakah masih ada?’

ORANG-ORANG TERDEKATNYA.

ADHIARJA ISKANDAR MAYER (ayah *npc)Kepala keluarga dari keluarga Mayer, Iskan panggilannya. Sosok pendiam nang tak banyak menunjukkan ekspresi. Ia pernah menyandang profesi tentara sebelum melakukan pensiun dini dan bekerja di bandara menyadang gelar komandan AVSEC. Di dalam keluarga, ia lebih dekat dengan Hafsa sebelum ia terjerat oleh kisah perselingkuhan yang membuatnya kehilangan satu dan seluruh tali kedekatan dan kepercayaan, setiap harinya dihantui oleh rasa penuh penyesalan.FREYA KHAIRINA (ibu *npc)Seorang dosen dari salah satu universitas negeri di Surabaya, Rina jenamanya. Memulai kisah dengan termakan oleh kaulnya sendiri yang enggan menikahi seorang tentara, ironisnya hasil justru berkata sebaliknya. Belum habis masa keikhlasannya, Rina mendapati Iskan sempat berselingkuh di belakangnya—kendati mengetahui faktual pahit tak miliki niat untuk berpisah karena perihal anak. Hari berganti dan Rina baru mengetahui itu semua telah terlambat, walakin ia tetap mencoba membuat keluarganya kembali utuh meski tak lagi sama seperti dulu.DHAFIN ZIDAN MAYER (kakak *npc)Dhafin adalah nama panggilannya, telah menempuh pendidikan ATKP sebelum bekerja pada bagian menara ATC bandara di Surabaya. Kakak laki-laki yang bertanggung jawab, meskipun tak suka banyak bicara. Rasa kasih sayangnya selalu diberi dalam aksi, seperti tiba-tiba mengajak Hafsa keluar untuk memberi hiburan maupun membelikan sesuatu yang disukai oleh sang adik tanpa diminta. Untuk Hafsa, Dhafin adalah salah satu alasan mengapa ia berpikir bahwa menaruh rasa kepercayaan sekaligus kesetiaan pada orang lain itu sesuatu yang tidak perlu ditakutkan.


AKIRA KUSUMAWARDHANA FUJIMINE (adik sepupu)Akira atau yang kerap berkelakar dipanggil Hafsa ’bocil’ merupakan adik sepupu dari keluarga Ibunya. Sebuah keinginan dalam hati kecilnya terpenuhi oleh eksistensi Akira, dimana Hafsa mendambakan sesosok adik di hidupnya. Tak heran jika Hafsa sering memberi perhatian lebih untuk Akira. Jika pada sang Kakak ia bersikap manja, pada Akira justru ia menjadi empu yang memanjakan.

FUKA SHIRAISHI (sahabat)Merupakan sahabat dari Hafsa dari negeri yang dikenal dengan bunga sakura. Seseorang yang ramah dan ceria. Keduanya bertemu kala Hafsa melakukan KKN di Jepang dan terpisah dari grupnya, sosok Fuka membantunya kemudian. Tali merah terikat, membuat hubungan keduanya kian mengerat. Mereka terjerat menjadi sepasang sahabat. Belahan jiwa adalah sebutan umum hubungan dari keduanya karena mereka menggambarkan sepasang ikhwan yang memiliki ikatan kuat, saling menerima apa adanya, dan mendukung satu sama lainnya.

HAL TERKECILNYA.

KesukaanKetidaksukaan
MakananSiap sajiSemua sayuran (kecuali bayam & kangkung)
MinumanKopiJus tomat & wortel
WarnaPastel terutama pinkTidak ada
OlahragaBerenangBasket
GenreFantasyHorror & thriller
HewanHamsterSemua jenis serangga
MusimHujanPanas
  • Hafsa kurang menyukai anak kecil terutama yang tidak menurut dan berisik. Karena sesungguhnya, ia bukanlah orang yang sabar.

  • Jarak umur Hafsa dengan kakak laki-lakinya kisaran 3 tahun.

  • Hafsa adalah gadis penakut, pada hal-hal yang berbau ghaib maupun sadis.

  • Ibarat seekor hamster, ia mudah sekali terkejut dan selalu merasa dirinya terancam.

  • Memiliki riwayat penyakit diabetes sejak SMP.

  • Selalu mendapatkan hal buruk (seperti terjatuh ataupun keseleo) saat bermain basket.

  • Seringkali kulitnya terasa hangat meskipun telah duduk lama di dalam ruangan dengan AC yang menyala.

  • Mudah sekali berkeringat, alasan mengapa ia tidak suka saat musim kemarau datang.